Pages

Jumat, 30 Juli 2010

MOTIFASI

ACCEPT
Terimalah diri anda sebagaimana adanya.

BELIEVE
Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.

CARE
Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.

DIRECT
Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.

EARN
Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.

FACE
Hadapi masalah dengan benar dan yakin.

GO
Berangkatlah dari kebenaran

HOMEWORK
Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi

IGNORE
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan

JEALOUSLY
Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri

KEEP
Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal

LEARN
Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya

MIND
Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain

NEVER
Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol

OBSERVE
Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain

PATIEN
Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha

QUESTION
Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu

RESPECT
Hargai diri sendiri dan juga orang lain

SELF
Self confidence, self esteem, self respect.
Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri akan membebaskan kita dari saat-saat tegang

TAKE
Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda

UNDERSTAND
Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda

VALUE
Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik

WORK
Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo'a

X’TRA
Usaha lebih keras membawa keberhasilan

YOU
Anda dapat membuat suatu yang berbeda

ZERO
Usaha nol membawa hasil nol pula

Jumat, 09 Juli 2010

10 HAL YANG SELALU TERJADI DI PIALA DUNIA

Setiap Piala Dunia selalu ada cerita yang berkisar pada topik-topik yang sama. Dari dalam lapangan maupun luar lapangan, topik yang sama dengan actor berbeda, tempat berbeda, waktu berbeda dan tentunya juga respon berbeda. Yang pasti, Piala Dunia menjadi ajang yang selalu menghadirkan banyak kisah.

Terkait hal yang selalu muncul di setiap Piala Dunia, seperti yang dirilis Tempo Interaktif, situs bleacherreport.com mencatat ada 10 hal yang selalu muncul di putaran final sepak bola akbar sejagat itu. Berikut diantaranya :


1. Bola resmi penuh kontroversi.

Tahun ini, para pemain mengeluhkan Jabulani, bola resmi buatan Adidas, yang terlalu ringan dan gampang melenting, sehingga susah dikuasai. Penjaga gawang Amerika Serikat, Marcus Hahnemann, menjulukinya sebagai “mimpi buruk”.

Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, penjaga gawang Inggris, Paul Robinson, mencemooh bola Temgeist “seperti bola polo air”. Pada 2002, ketika Brasil menjadi juara dunia, bola resmi dikritik karena terlalu besar dan ringan.
Pada 1994, kiper Amerika Serikat, Tony Meola, mengomel karena menganggap si kulit bundar itu terlalu enteng. Sedangkan tim Spanyol menyebut bola resmi Euro 2004, Roteiro, sebagai “bola pantai”.

2. Insiden sikut

Pada 1994, Leonardo Araujo adalah salah satu pemain terbaik Brasil. Tapi, setelah 43 menit pertandingan melawan Amerika berjalan, dia menjadi mimpi buruk bagi pemain Uruguay, Tab Ramos. Ramos terpaksa mondok 3,5 bulan di rumah sakit setelah wajahnya terkena sikut Leonardo.

Pada 1998, Belanda melawan Argentina. Sesaat menjelang Dennis Bergkamp mencetak gol kemenangan, Ariel Ortega menghajar rahang penjaga gawang Edwin van der Sar.

Piala Dunia 2002 juga memperlihatkan serangan brutal pemain Turki, Hakan Unsal, yang menendang bola ke arah wajah Rivaldo. Empat tahun kemudian, giliran pemain Amerika Serikat, Brian McBride, yang ketiban sial. Tapi nasibnya lebih baik ketimbang Ramos, yang disikut wajahnya oleh Daniele De Rossi.

3. Kejayaan kuda hitam

Menang atau kalah itu soal biasa. Tapi kekalahan negara unggulan oleh tim-tim kuda hitam selalu mengejutkan. Senegal, misalnya, pernah melakukannya terhadap Prancis pada 2002. Kamerun mempermalukan Argentina pada 1990. Nigeria menghajar Spanyol pada 1998. Ghana menumbangkan Republik Cek 2-0 pada 2006. Irlandia mempecundangi Italia, runner-up Piala Dunia 1994. Korea Selatan bahkan berhasil maju sampai semifinal pada 2002 setelah menyingkirkan negara-negara yang diunggulkan di kandangnya sendiri.

4. Inggris tersingkir oleh faktor X

Kesebelasan Tiga Singa kerap tak beruntung di final Piala Dunia. Ada saja penyebabnya. Mungkin Chris Waddle penyebabnya. Atau Diego Pablo Simeone. Atau Darius Vassell. Atau wasit yang menganulir tandukan Sol Campbell. Atau David Batty. Atau Cristiano Ronaldo, yang mengedipkan mata kepada wasit sehingga membuat Rooney terkena kartu merah. Bisa jadi “tangan Tuhan” Diego Maradona. Inggris kalah, tapi tak selalu lewat permainan yang fair.

5. Bagaimanapun bagusnya permainan mereka, Spanyol adalah pecundang abadi.

Bagaikan matador yang menundukkan banteng dengan tarian, Spanyol selalu bermain cantik di setiap Piala Dunia. Tapi ternyata cantik saja tidak cukup.

6. Belanda selalu kalah dalam adu penalti

Negeri Oranye ini mungkin dibenci oleh dewi fortuna. Hingga Piala Eropa 2004, mereka selalu tak beruntung dalam adu penalti. Pada final Piala Dunia 1998 ketika menghadapi Brasil, contohnya, Ronald de Boer dan Phillipe Cocu gagal mengeksekusi tendangan sehingga Belanda kalah. Van Basten gagal di Piala Eropa 1992. Pada Piala Eropa 1996, giliran sang legenda Clarence Seedorf.

7. Pencetak gol terbanyak bukan yang difavoritkan sejak awal

Lihat saja Ronaldo, yang menjadi favorit pada 2002. Tapi akhirnya striker Jerman, Miroslav Klose, yang meraih sepatu emas. Pada 1994, Romario terlihat begitu produktif, tapi toh akhirnya Hristo Stoichkov dari Bulgaria yang menjadi pencetak gol terbanyak.

8. Gol-gol ajaib

Maradona menciptakannya pada 1986. Pada 1994, pemain tengah Saudi, Said al-Owayran, secara mengejutkan mengarungi sepanjang lapangan lalu menceploskan bola ke gawang Belgia. Tendangan voli ajaib Maxi Rodriguez mengantar Argentina meraih kemenangan atas Meksiko pada 2006.

9. Wasit kontroversial

Pada 2006, wasit Rusia, Ivanov, dijuluki “sang jagal” karena mengeluarkan 16 kartu kuning dan 4 kartu merah ketika memimpin pertandingan Belanda melawan Portugal.

10. Lelaki tidak menangis

Tapi kita selalu menyaksikan wajah-wajah lelaki perkasa yang berurai air mata setelah tendangannya meleset atau ditepis kiper dalam adu penalti sehingga membuat negaranya kalah. Siapa yang akan menangis di Afrika Selatan tahun ini?


Sumber: bleacherreport.com

Sabtu, 06 Maret 2010

Punk Bukan Sekadar Preman Jalanan


Punk Bukan Sekadar Preman Jalanan

Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.

Gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun terkadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.

Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.

Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker.

Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.

KOMUNITAS PUNK DI DAERAH JAWA

Komunitas punk dapat dikatakan berkembang di Indonesia. Dan ketika akses informasi mulai mudah didapat, mereka tidak segan-segan untuk menunjukkan eksistensinya.

Dahulu ada semacam pendapat bahwa mereka adalah preman jalanan. Namun, perlahan-lahan stigma yang berkembang di masyarakat itu adalah salah dan lambat laun komunitas punk mulai memperlihatkan kontribusinya kepada masyarakat.

Itulah pemaparan singkat mengenai keadaan komunitas punk yang dikatakan Mujib, salah seorang pentolan punk dari komunitas Taring Babi.

Pria berambut gondrong itu menyatakan bahwa punk itu awalnya merupakan gerakan anti-kemapanan dengan semangat berdikari.

"Yah, intinya selama masih ada semangat perlawanan, di situlah semangat dari punk akan tetap ada," ujar pria yang tidak pernah tinggal menetap ini.

Lain lagi pendapat dari Andhi. Pemuda asal Magetan ini mengatakan bahwa punk merupakan perlawanan terhadap kultur budaya yang populer.

"Punk itu merupakan pilihan hidup bagi yang menyakini, terutama mereka yang menghendaki kemandirian," ujar Andhi yang baru dua tahun menetap di Jakarta.

Andhi menambahkan, komunitas punk yang tertanam dalam benak masyarakat adalah merupakan murni pandangan yang salah.

Kostum hitam-hitam, rambut mohawk, celana street dan sepatu bot merupakan aksesoris lazim yang biasanya dipakai oleh anak-anak punk. Namun, mereka sekarang tidak terjebak dengan penampilan seperti itu.

"Dandanan seperti itu di mata punk tidak ada apa-apanya," lanjut Mujib.

Argumen Mujib juga diamini oleh Andhi. Andhi melihat banyak orang sekarang memakai aksesoris punk, tetapi tidak mengenal esensi dari punk itu sendiri.

"Menjadi punk itu mudah, tinggal beli baju robek-robek bisa aja itu dinamakan punk, tapi menjalani kehidupan punk itu sulit dan harus memegang filosofinya betul-betul," lanjut pemuda berbadan tambun ini.

Memang setiap dandanan tersebut ada maknanya, contohnya rambut mohawk sebagai bentuk penghormatan kepada suku Indian yang tertindas di Amerika dan sepatu bot sebagai penghormatan kepada kelas pekerja atau buruh yang awalnya sering memakai sepatu itu.

"Ada orang yang berbaju punk hanya hari-hari tertentu saja, berarti dia punk secara kultur atau ’fashion’ saja belum menjadi punk secara pemikiran," tambah Mujib.

Pemuda Urakan nan Kreatif

Semenjak komunitas punk masuk di Indonesia, mereka kemudian berkembang pesat. Komunitas Taring Babi misalnya berdiri sejak 1996. Dan diduga jumlah mereka sangat banyak karena hampir di tiap kota di Indonesia mereka mempunyai pengikut.

"Indonesia itu menjadi nomor satu dari banyaknya komunitas punk di dunia selain Brazil dan Polandia," klaim Mujib yang perkataannya didasari dari penelitian sebuah majalah yang berbasis di Amerika.

Komunitas punk ini juga berkembang dari para kelas menengah karena akses informasi dengan mudah didapatkan di sana. Kemudian berkembang ke kelas menengah ke bawah karena di sanalah banyak dari mereka yang tertindas oleh kemajuan zaman.

Namun, mereka kemudian bisa bertahan dan bahkan berkembang karena semangat yang mereka tawarkan.

Pada awal masuk ke Indonesia, komunitas punk memplesetkan perkataan "punk" itu sendiri dengan kepanjangan "pemuda urakan nan kreatif".

Konsep inilah yang membuat punk bisa bertahan. Banyak sekali proses kreatif yang mereka lakukan.

"Banyak dari (teman-teman komunitas) kita yang menulis buku dan melukis bahkan membuat komunitas studi," ujar Mujib yang bekerja sebagai editor paruh waktu di berbagai penerbit di ibu kota.

Bahkan, mereka membuat banyak konsep baju dan membuat kelompok band dengan mengedarkan album sendiri dengan biaya sendiri.

"Inilah semangat pembangkangan yang kita lakukan, bebas tapi tidak menganggu orang lain," ujar Mujib yang telah membaca buku-buku karya Karl May semenjak SD.

Bisa jadi, inilah konsep awal dari distro-distro yang telah menjamur belakangan ini di kota-kota besar di Indonesia.

"Kita hidup dari komunitas kita sendiri (dengan) memproduksi kaus, emblem bahkan album rekaman dan itu tidak merugikan orang lain kan," yakin Andhi yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil.

Latar belakang kehidupan punk yang bermacam-macam inilah yang membuat mereka unik. Ada yang menjadi pelajar, mahasiswa, dosen, pemain band, penerbit buku bahkan seperti Andhi yang pegawai negeri sipil. Inilah sumber kreativitas mereka karena tidak tergantung dari pemikiran yang sama, tetapi mempunyai semangat yang sama atas kemandirian.

Banyak sekali kontribusi lain yang diberikan seperti membersihkan kali atau musala yang rutin mereka lakukan bahkan di Yogyakarta kelompok Taring Padi memberikan pelajaran Bahasa Inggris, les gambar, dan membuka perpustakaan umum dengan tujuan mendekatkan komunitas punk dengan masyarakat.

Harapan

Komunitas ini mulai membuka diri ke media. Padahal mereka awalnya tidak percaya dengan media karena tidak ada subyektivitas dalam pemberitaan yang melihat punk dari segi fashion saja.

"Kami membuka diri ke media karena juga ingin memperlihatkan inilah wajah komunitas punk yang sebenarnya," lanjut Mujib yang meninggalkan Sumbawa untuk merantau di Jakarta sejak usia 18 tahun.

Bahkan, komunitas Taring Babi di daerah Jagakarsa sering sekali diliput oleh berbagai media di luar negeri, seperti dari Jerman, Irlandia, dan Jepang.

"Tapi ada juga sih yang tidak senang kita membuka diri terhadap media dan kita dianggap pengkhianat, tapi enggak apa-apalah itu hak mereka," lanjut pria yang lahir pada 1972 ini.

Padahal, konsep awal punk menurut Odet adalah antirasis dan antifasis serta lebih plural terhadap perbedaan.

Berbicara mengenai harapan, Odet menginginkan komunitas ini bisa lebih berkembang ke masyarakat, terutama semangat pemikirannya tidak hanya menjadi sekadar budaya "fashion" belaka.

Ini juga menjadi harapan dari Andhi yang berharap punk bisa menjadi gerakan sosial baru dan menjadi alternatif gerakan.

"Harapan saya komunitas punk bisa membaur dengan masyarakat dan tidak memandang negatif, tentunya punk juga harus bisa membuktikan dirinya ada dan memberikan kontribusi positif, " lanjut pemuda yang mengenal punk ketika duduk di bangku SMP.

Inilah harapan yang besar dan sesuatu yang masih harus dibuktikan dalam komunitas punk. Banyak sekali hambatan yang mereka hadapi selain resistensi dari masyarakat. Penolakan terhadap perubahan dari kalangan mereka sendiri pun menjadi kesulitan sendiri.

Namun, dengan semangat orang-orang seperti mereka membuat cita-cita dari komunitas ini tidak akan menjadi padam dan akan semakin menyala dengan dukungan berbagai pihak yang menghargai mereka.



Sabtu, 27 Februari 2010

Photography Terkenal


Afganistan’s girl (1984)

Photographer: Steve McCurry
Gambar ini diambil oleh seorang fotografer dari National Geographic, Steve Mccurry. Gadis tersebut bernama Sharbat Gula, salah satu murid di sekolah pengungsian Afganistan. Berusia 12 tahun saat foto ini diambil dan setahun kemudian menjadi cover pada majalah National Geographic. Setelah 8 tahun tim melakukan pencarian, gadis itu pun ditemukan kembali.

Omayra Sánchez (1985)

Photographer: Frank Fournier
Omayra Sánchez adalah salah satu dari 25.000 korban bencana gunung berapi yang meletus pada 14 November 1985. Gadis berusia 13 tahun itu terjebak selama 3 hari. Gambar ini diambil sesaat sebelum dia tewas, dan menyebabkan kontroversi atas pemerintah Colombia yang tidak sigap dalam melakukan penyelamatan atas tragedi tersebut.

Stricken child crawling towards a food camp (1994)

Photographer: Kevin Carter
Foto ini diambil pada tahun 1994 pada masa kelaparan di Sudan. Foto ini menunjukkan seorang anak yang merangkak menuju tempat camp makanan PBB sejauh 1 KM. Seekor burung gagak sedang menunggu anak tersebut mati, sehingga burung itu bisa memakannya. Foto ini telah mengejutkan dunia. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada anak malang itu termasuk sang fotografer.

Senin, 22 Februari 2010

Batam design

Logo Batam design lama



Logo Batam design baru

PROSES SABLON DIGITAL



Sablon Digital adalah proses untuk transfer partikel-partikel warna ke atas bahan-bahan baku yang bisa menyerap panas dalam tingkat yang tinggi. Biasanya digunakan untuk mencetak ke textil, keramik, gelas, ataupun logam, dan lainnya.

Bisakah saya transfer gambar ke plastik? Pertama-tama anda harus mengerti bahwa proses pemindahan gambar anda ke bahan baku, diperlukan proses transfer panas yang menggunakan mesin press supaya gambar tersebut bisa mengikat ke coating bahan baku tersebut. Jadi jawabannya bisa saja apabila bahan plastik tersebut bisa tahan panas setinggi 150 derajat celcius.

Sekarang ini, apabila orang-orang berbicara tentang sablon digital, maka kebanyakan dari mereka akan menyebutkan sablon digital yang menggunakan printer deskjet karena biayanya yang sangat murah. Printer yang sangat cocok untuk digunakan untuk proses sablon digital adalah printer Epson karena teknologi headnya yang sangat baik, kepekatan hasil print, dan biayanya yang murah.

Kenapa harus menggunakan printer Epson, kenapa tidak yang lainnya? Printer Epson adalah satu-satunya printer yang menggunakan teknologi micropiezo yaitu teknologi yang menyemprotkan tinta ke atas media yang di cetak daripada memanaskan gelembung udara yang digesek langsung ke kertas. Dengan cara disemprotkan dikertas itu, tinta tidak panas, karena kalau tinta sublimasi terkena panas maka akan bereaksi dan berubah secara langsung.

Dalam proses sablon digital menggunakan printer inkjet, cairan tinta itu adalah sebagai pembawa bahan pewarna tersebut. Cairan akan tetap berada dikertas ketika proses transfer terjadi dari kertas ke bahan baku. Hasil cetakan sablon digital ke kertas akan terlihat sangat pucat apabila dibandingkan dengan hasil akhir ke bahan baku tersebut.

Tinta sablon digital akan langsung menempel ke bahan-bahan tekstil seperti polyester, hijet, tc, ataupun satin. Tapi apabila anda ingin mencetak ke bahan katun, maka diperlukan kertas transfer khusus. Gambar yang tercetak ke bahan katun akan jauh lebih terang apabila dibandingkan gambar yang tercetak ke bahan baku polyester, hijet, tc, ataupun satin, tetapi hasil cetaknya tidak akan tahan selama hasil cetak di atas bahan baku polyester, hijet, tc, ataupun satin.

Setelah saya mencetak gambar saya ke atas bahan-bahan tersebut, bisakan saya cetak ulang atau saya hapus? Jawabannya tidak. Ketika gambar anda sudah ditransfer, maka hasil itu akan menjadi bahan permanen di bahan baku tersebut, walaupun anda bisa mencopotnya dengan cara apapun, maka kemungkinan besar bahan baku tersebut akan ikut rusak.



Sumber: http://www.bluerayshop.biz

Kamis, 06 November 2008

Antara Cinta dan Pengorbanan


Cinta…….

Cinta dalah sebuah kata yang sempurna, dan begitu indah. terkadang banyak orang yang menyalahkan kata cinta.

Cinta yang begitu sempurna adalah cinta yang begitu banyak masalah. Dalam bercinta di butuhkan nya kepercayaan dan kejujuran, karena dengan adanya kepercayaan itu tidak ada lagi kata curiga. Tapi ingat jangan sampai menyalah gunakan kepercayaan itu dan dengan adanya kejujuran tak ada lagi kata yang harus disembunyikan.

Pengorbanan…….

Cinta adalah pengorbanan. Dalam bercinta hanya kepercayaan & kejujuran tapi harus adanya pengorbanan yang begitu banyak.

Banyak yang menilai cinta itu bisa membuat kita gila & hanya membuang waktu saja!. Maka itu kita yang mempunyai rasa cinta harus mempunyai kesabaran untuk memberi kesempatan untuk nya bahwa dengan adanya cinta semuapun bisa berubah dari yang kuat menjadi lemah,yang kasar menjadi lembut, yang jahat menjadi baik & yang benci menjadi cinta.

Antara Cinta dan Pengorbanan

Apa yang membedakan Cinta & Pengorbanan itu! Pasti loe** semua bingung!

Gw sendiripun gak ngerti. Inilah Cinta…Cinta itu sempurna tapi dengan kesempurnaannya itu yang membuat kita semua tak berdaya.

Apa yang harus kita lakukan !

Apa kita harus menyalah cinta atas kejadian semua ini?

Ya.....!!! ini semua salah cinta karena dengan keberadaan cinta itu yang membuat semua jadi begini!!!

Maaf cinta bukan maksud gw untuk nyalahin loe mungkin kita semua yang gak bisa ngertiin loe!!!

Maka dari itu klo gw boleh kasih saran jangan dech loe sampai Benar** Mengenal kata Cinta

Apalagi di masa di mana loe lagi ingin menikmatinya hidup.

Tanpa beban dan puaskanlah pacaran yang masih main** kata laennya Cinta Monyet

(Cintanya tuk gw Monyetnya tuk loe)

He……..He………..

Dah duluya……. Gw bingung moe nulis palagi…..ok!!!